oleh

BP2MI dan Kepolisian Berhasil Amankan 161 Calon PMI di Bekasi

(BP2MI) bersama aparat kepolisian mengamankan 161 Calon PMI di Jati Sampurna, Kota Bekasi, Jumat malam (30/9)

BINTANGFLOBAMORA.COM, Bekasi – Sebanyak 161 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) berhasil diamankan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bersama aparat kepolisian di sebuah tempat penampungan calon PMI milik PT Asami Ananda Mandiri di Kecamatan Jati Sampurna, Kota Bekasi. Penggerebekan tersebut dilakukan pada Kamis malam (29/9) pukul 22.00 WIB.

Saat diamankan, para calon PMI tersebut mengaku berasal dari Jawa Tengah, NTB, Bandung, Banten, Sukabumi, Cianjur, Lampung dan beberapa daerah lainnya. Mereka direncanakan akan diberangkatkan ke Malaysia, Arab Saudi, dan negara timur tengah lainnya pada awal bulan Oktober 2022.

Baca Juga:  Calo PMI Ilegal Masih Beroperasi di NTT, Warga Diminta Jangan Percaya Iming-Iming

“Kita malam ini dapatkan informasi masyarakat, dari rekan-rekan NGO dan LSM terkait adanya penampungan calon PMI ilegal. Dan malam ini juga kita langsung turun lakukan penggrebekan,” kata Kepala BP2MI, Benny Ramdhani.

Menurut Ramdhani, keseluruhan calon PMI yang diamankan tersebut merupakan perempuan dan ibu yang berasal dari berbagai daerah di tanah air. Mereka sudah berada di tempat penampungan tersebut sejak satu bulan hingga empat bulan lamanya.

Baca Juga:  Calo PMI Ilegal Masih Beroperasi di NTT, Warga Diminta Jangan Percaya Iming-Iming

Dirinya, juga menjelaskan pengiriman pekerja migran Indonesia ke Malaysia dan Arab Saudi saat ini sedang terhenti dan masih dalam pembahasan antara pemerintah masing-masing negara. Sehingga perekrutan calon PMI ke negara-negara tersebut merupakan ilegal.

“Modus yang dilakukan oleh agen adalah menawarkan pekerjaan dan uang tip sebesar enam hingga sepuluh juta secara cash,” ungkapnya.

Baca Juga:  Calo PMI Ilegal Masih Beroperasi di NTT, Warga Diminta Jangan Percaya Iming-Iming

BP2MI dan Kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti dokumen, foto dan informasi yang diperoleh dari masyarakat.

Para calon PMI ilegal tersebut akan dibawa ke Shelter BP2MI di Ciracas dan akan dipulangkan ke daerah masing-masing.

Kontributor: FN

Komentar