oleh

Deklarasi Himpelmak, Rumah Bersatu dan Belajar Mahasiswa Asal Maukaro di Kupang

“Perkawinan antara kuliah dan organisasi yang seimbang akan melahirkan generasi baru yang cakap secara intelektual, sosial dan kepemimpinan”

BINTANGFLOBAMORA.Com, Kota Kupang – Berlandaskan pada tujuan untuk membangun kebersamaan di tengah perbedaan dengan semangat kekeluargaan serta mimpi melahirkan kader-kader yang bertanggung jawab dan berintelektual, puluhan mahasiswa asal Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende yang mengenyam pendidikan di Kota Kupang Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendeklarasikan terbentuknya Himpunan Mahasiswa Pelajar Maukaro yang kemudian disingkat Himpelmak.

Organisasi Kepemudaan (OKP) Himpelmak dideklarasikan di Home Stay Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Kupang pada Minggu (31/10/2021) sore. Hadir dalam acara tersebut, delapan anggota dewan pendiri Himpelmak, Wakil Ketua IKKEF Polikarpus Do, perwakilan orang tua asal Maukaro Maxi Marho, Ketua Ipelmen beserta pimpinan OKP lokal lainnya.

Tema yang dikumandangkan dalam acara tersebut yaitu, Mai Kita Sama-sama Ndawi Lima Tau Jaga Waka Nua Ola Kita, mari kita bergandengan tangan menjaga martabat kampung halaman kita.

Baca Juga:  Tokoh Lokal Hingga Nasional Jadi Narasumber Di LKK Virtual Ipelmen Kupang
Ketua Dewan Pendiri Marianus Dedi R. Bay memberikan sambutan dalam acara deklarasi Himpelmak

Membuka dengan pekikan merdeka dalam sambutannya, Ketua Dewan Pendiri Marianus Dedi R. Bay menyampaikan terima kasih kepada orang tua asal Kecamatan Maukaro yang telah mendukung pembentukan organisasi mahasiswa. Ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa asal Kecamatan Maukaro yang selama ini sudah bekerja sama serta meluangkan waktu dan energi demi membangun Himpelmak.

Dedi menyatakan, Himpelmak terbentuk atas inisiatif beberapa mahasiswa yang ingin bersatu dan mengembangkan potensi. Apalagi melihat jumlah mahasiswa asal Kecamatan Maukaro sudah cukup banyak yang berada di Kota Kupang.

“Himpelmak hadir untuk mempersatukan mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Maukaro. Organisasi ini sebagai wadah pengembangan yang keseluruhan proses pembinaan dibalut dalam nuansa kekeluargaan dan kebersamaan. Tujuannya, melahirkan pemimpin masa depan yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ipelmen Kupang, Elin Sare yang didaulat mewakili OKP untuk memberikan sambutan, menyampaikan profisiat atas dideklarasikan Himpelmak. Ia berpesan agar perhimpunan mahasiswa Maukaro tersebut jangan semata-mata dijadikan sebagai tempat untuk berkumpul, bersenang-senang atau berpesta, melainkan sebagai forum belajar.

Baca Juga:  Abdul Azis Lantik Anggota Ipelmen di TD Yesus Maria Yoseph
Ketua Ipelmen Kupang, Elin Sare yang didaulat mewakili OKP untuk memberikan sambutan

Elin menekankan bahwa Ipelmen selalu membuka diri bagi semua OKP Kecamatan untuk berdiskusi dan berbagi informasi.

“Hadirnya Himpelmak berarti menambah jumlah organisasi kecamatan yang berasal dari Kabupaten Ende. Kita harus saling menguatkan, bersama memberi contoh dan inspirasi. Saya berharap, Ipelmen tetap dianggap sebagai organisasi induk yang menaungi dan memayungi semua mahasiswa asal Kabupaten Ende baik individu maupun kelompok atau organisasi seperti ini,” ujar Elin.

Katanya lagi, siapa pun ketua terpilih nantinya, harus mampu merangkul semua mahasiswa untuk belajar dan berprestasi demi kebaikan Kabupaten Ende. Ia berpesan agar pengurus Himpelmak tidak sungkan untuk membangun komunikasi dengan Pembina, orang tua, OKP lain terutama dengan Ipelmen.

Pembina Himpelmak, Maxi Marho dan Polikarpus Do

Maxi Marho yang didampingi Polikarpus Do ketika menyampaikan amanat untuk semua mahasiswa yang hadir, mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah memprakarsai terbentuknya sebuah organisasi yang menghimpun mahasiswa asal Kecamatan Maukaro di Kupang. Sebagai orang tua, ia memastikan dirinya dan semua orang tua akan mendukung dan mendoakan keberlangsungan Himpelmak agar berjalan baik.

Baca Juga:  RUA IMAN Lahirkan Pemimpin Baru

Maxi menjelaskan bahwa Kecamatan Maukaro merupakan wilayah yang memiliki keberagaman sebagai suatu kekayaan yang harus dijaga.

“Maukaro mempunyai tiga bahasa. Perbedaan adalah kekayaan. Hari ini menjadi bukti, perbedaan bukanlah yang memisahkan tetapi mempersatukan. Semua mahasiswa Maukaro bersatu dalam organisasi bernama Himpelmak,” ucap Maxi.

Ia berpesan kepada anggota Himpelmak agar terus belajar mempersiapkan diri menjadi kader-kader yang siap membangun masyarakat dan bangsa. Untuk itu, ia mengarahkan para mahasiswa juga mengembangkan diri di OKP yang lebih besar seperti Ipelmen juga OKP yang berlevel nasional. Tetapi ia juga mengingatkan agar tugas utama sebagai mahasiswa di bangku pendidikan tinggi tidak boleh diabaikan atau dikorbankan.

Dalam penekanannya, Maxi mengatakan perkawinan antara kuliah dan organisasi yang seimbang akan melahirkan generasi baru yang cakap secara intelektual, terampil dalam kehidupan sosial dan memiliki jiwa kepemimpinan yang berkarakter.

Komentar