oleh

Ditendang Pelatih, Murid Silat di NTT Meninggal

-News, NTT-6.450 views

Seorang murid silat di NTT, harus kehilangan nyawanya setelah mendapat tendangan dari sang pelatih ketika mengikuti latihan. Melihat muridnya tergeletak di tanah, pelatih memilih berdoa ketimbang membawanya ke rumah sakit.

Oleh : REDAKSI BINTANGFLOBAMORA, 22 Mei 2021

BINTANGFLOBAMORA.Com, Maumere – Delfianus Wongga, seorang murid silat berusia 17 tahun di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, meninggal setelah mendapat tendangan dari sang pelatih silatnya saat mengikuti latihan silat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Latihan silat tersebut terjadi pada Kamis (20/5/2021) di Urungpigang, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka NTT.

Baca Juga:  SMPK Frater Maumere Jadi Sekolah Model Literasi

Selepas menendang perut korban, pelatih yang diketahui bernama Oktavianus Sami tidak langsung membawa muridnya itu ke rumah sakit. Sami memilih untuk berdoa selama kurang lebih setengah jam, ketika korban masih tergeletak dan sesak nafas.

Menurut pengakuan saksi, pada saat peristiwa naas itu terjadi hanya tiga orang murid yang berlatih termasuk dengan korban.

“Pelatih meminta kami berdiri dan berbaris termasuk dengan korban. Waktu itu, kami sudah tahu pasti dapat jatah pukul dari pelatih. Itupun tergantung dari setiap pelatih,”

“Kami berdiri dan berbaris dengan posisi kuda-kuda kaki bersiap. Pelatih lebih dahulu memanggil korban. Pelatih tanya, apakah sudah siap dan korban bilang sudah siap. Selanjutnya, pelatih menendang perut korban,” ujar saksi, salah satu murid yang berada di lokasi latihan.

Baca Juga:  Eksepsi Rizieq Shihab Sebut NTT

Menerima tendangan pelatih, korban masih dalam posisi berdiri, namun beberapa saat kemudian korban jatuh dan tergeletak ke tanah.

“Korban tertidur di tanah. Pelatih minta kami untuk berdoa. Saat berdoa itu, korban sempat keluarkan suara dengan nafas satu-satu. Selesai berdoa, baru pelatih menghubungi saudaranya untuk melarikan korban ke rumah sakit,” terang saksi.

Namun setelah tiba di RSUD. TC Hillers Maumere, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Diduga, korban menghembuskan nafas terakhirnya di jalan menuju rumah sakit.

Baca Juga:  Kelakar Membawa Bom, Penumpang Wings Air Ditangkap di NTT

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui KBO Reskrim Polres Sikka, Ipda Sang Nyoman Parwata, mengatakan pelaku atas nama Oktavianus Sami sudah ditahan di Polres Sikka.

Nyoman menjelaskan pelaku terancam pidana 15 tahun penjara.

“Pelaku sudah ditahan. Pelaku dikenakan Pasal 80 ayat (3) jo pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau pasal 351 ayat (3) KUHP Tindak pidana Penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Pelaku terancam 15 tahun penjara,” ucapnya.

Komentar