oleh

Dua Guru Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan Maut di TTS

-News, NTT-121 Dilihat

BINTANGFLOBAMORA.Com, Soe – Kecelakaan maut terjadi di Oehani Desa Tuafanu Kecamatan Kualin Kabupaten TTS, Senin (18/7/2022). Peristiwa naas yang terjadi pada pukul 15.30 Wita menyebabkan dua korban meninggal dunia atas nama Willybrodus Fallo (35) dan Winfrida Feka (28). Kedua korban tersebut berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bekerja sebagai guru.

Demikian informasi yang disampaikan Kasat Lantas Polres TTS, Iptu Benyamin Natonis kepada media, Selasa (19/7/2022).

Ia menjelaskan kronologi kecelakaan terjadi bermula dari sebuah mobil truk nomor polisi DH 8737 C yang dikemudikan oleh Deblas Bana (40) datang dari arah Oehani menuju Tuafanu menabrak sepeda motor Yamaha Metik BY8 A/T DH 3377 DL yang dikendarai oleh Willybrodus Fallo.

Baca Juga:  Ibu Meninggal Tertabrak Anak Sendiri Saat Mudik

Saat itu kendaraan motor tersebut ditumpangi Wenifrida Feka datang dari arah Tuafanu menuju arah Oehani.

Iptu Benyamin mengatakan pengemudi mobil truk Deblas Bana saat itu dalam kondisi mabuk setelah mengkonsumsi minuman keras sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya dan keluar ke jalur sebelah kanan.

Truk lalu menabrak sepeda motor Yamaha  yang dikendarai Willybrodus Fallo yang membonceng Wenifrida Feka dari arah berlawanan.

Baca Juga:  Ibu Meninggal Tertabrak Anak Sendiri Saat Mudik

“Sepeda motor datang dari arah berlawanan yakni dari arah Tuafanu menuju arah Oehani. Karena dump truck dengan kecepatan tinggi dan tidak dikendalikan keluar badan jalan sehingga terjadi tabrakan,” jelasnya.

Willybrodus Fallo bersama Wenifrida Feka tewas di tempat.

Korban Willybrodus Fallo (35), seorang guru PNS, adalah warga Nanum RT 012 / RW 006, Desa Fatumnutu, Kecamatan Polen, Kabupaten TTS (Pengendara Spm Yamaha Metik BY8 A/T DH 3377 DL )

Baca Juga:  Ibu Meninggal Tertabrak Anak Sendiri Saat Mudik

Sementara Wenifrida Feka yang juga korban kecelakaan tersebut merupakan, merupakan warga Jln. Amanuban RT 014 / RW 003, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

“Kedua korban jiwa ini berstatus PNS atau guru,” ujarnya.

Editor : ED

Komentar