oleh

Hebat! Anak Seorang Tukang Parkir Raih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Laut 2021

-Nasional, News-281 views

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menganugerahkan gelar Adhi Makayasa kepada putra dari pasangan keluarga sederhana yakni Alex Tiris yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir dan Dermawaty Panjaitan sebagai penjual minuman. Gelar Adhi Makayasa merupakan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Kepolisian.

Oleh: AGUSTINUS NAGI, 24 Juni 2021

BINTANGFLOBAMORA.com, Surabaya – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menganugerahkan gelar Adhi Makayasa kepada Putra Papua, anak tukang parkir di Jayapura.

Penganugerahan gelar berlangsung pada upacara penutupan pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Sarjana Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-66 bertempat di Gedung Maspardi, Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga:  Badan Kesehatan Dunia Soroti Cakupan Vaksin Nakes di Papua dan Maluku

Gelar Adhi Makayasa merupakan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Kepolisian.

Penerima penghargaan ini adalah mereka yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek: akademis, jasmani, dan kepribadian.

Taruna AAL Angkatan ke-66 yang menerima gelar Adhi Makayasa ini adalah Sermatutar (P) Always Giving Hamonangan Tiris, S.Tr (Han).

Berdasarkan keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Rabu (23/6/2021), Always merupakan taruna kelahiran Jayapura, Papua, 15 Maret 1999.

Always merupakan putra dari pasangan keluarga sederhana yakni Alex Tiris yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir dan Dermawaty Panjaitan sebagai penjual minuman.

Baca Juga:  Badan Kesehatan Dunia Soroti Cakupan Vaksin Nakes di Papua dan Maluku

Keluarga sederhana ini juga sudah berhasil membawa anak pertamanya, Letda Mar Aldre Binhur Tiris sebagai taruna AAL Angkatan ke-63 tahun 2018. Dengan keberhasilan keluarga ini menguatkan dukungan bahwa siapa saja bisa masuk menjadi prajurit TNI AL tanpa pungutan biaya sedikitpun.

Always mengaku termotivasi dari sang Kakak yang lebih dahulu menjadi seorang Taruna yang saat ini berdinas di Lanmar Sorong.

“Keinginan kuat dan niat tinggi untuk menjadi Taruna membuat semua kegiatan di lembaga pendidikan dapat saya lakukan dengan baik dan menyenangkan,” ujar Always.

Baca Juga:  Badan Kesehatan Dunia Soroti Cakupan Vaksin Nakes di Papua dan Maluku

Sementara itu, Kasal menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara Tupdik merupakan penanda dimulainya babak baru dalam kehidupan perjalanan karir dan pengabdian dari seorang taruna menjadi perwira. Perubahan tersebut disertai dengan tugas dan tanggung jawab yang bertambah terutama memasuki masa-masa awal penugasan di jajaran satuan operasi.

“Sebagai seorang perwira muda kalian harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan belajar untuk menerapkan semua bekal dan pengetahuan yang diterima di lembaga pendidikan dengan tepat dalam penugasan di lapangan, di antaranya sebagai Perwira Divisi KRI dan Komandan Peleton Batalyon Marinir,” ujar Yudo.

Komentar