oleh

IM LITRA Gelar MPAB: Ada dua Tempat Belajar Kampus dan Organisasi

-Mahasiswa, News, NTT-103 views

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah mendorong kader organisasi untuk mampu menggali potensi- potensi diri dengan terus belajar dan mendorong kader- kader muda untuk terus mengasah daya pikir dengan dijiwai semangat kekeluargaan

BINTANGFLOBAMORA.COM, Kupang- Ikatan Mahasiswa Lio Utara (IM LITRA) Kupang menggelar kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) sebagai bentuk kegiatan rutinitas organisasi.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sekolah Tinggi Teologi Musafir, Kelurahan Naioni Kupang tangal 12-14 November 2021di ikuti oleh 22 peserta baru masing-masing berasal dari Lima kecamatan yang berada wilayah Lio Utara.

Ketua Umum IM.LITRA, Kristian Sado menegaskan bahwa “ kegiatan tersebut bukan hanya kemampuan secara intelektual yang mau didorong, melainkan semua pengetahuan harus dilandasi dengan karakter yang baik serta berjiwa sosial. Ungkapnya ketika dikonfirmasi

Sementara itu Kristian menambahkan kegiatan penerimaan anggota baru ini yakni menggali potensi para kader muda

“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah mendorong kader organisasi untuk mampu menggali potensi- potensi diri dengan terus belajar dan mendorong kader- kader muda untuk terus mengasah daya pikir dengan dijiwai semangat kekeluargaan” . tegasnya

Ketua Umum IM LITRA menaruh harapan besar dengan adanya kegiatan penerimaan anggota baru bagi Mahasiswa Lio Utara Kupang menjadi tempat belajar yang baru dan terus sama-sama berproses guna menemukan potensi diri masing-masing serta mampu mengimplementasikan nilai- nilai organisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Senior IM LITRA , Aris Sera menyampaikan bahwa “adapun tempat belajar bagi Mahasiswa selain dikampus ada juga organisasi yang adalah wadah pembinaan diri”.

“Kampus sebagai tempat belajar memperdalam wawasan dan ilmu pengetahuan (knowledge inteelegence) dan belajar dalam organiasasi merupakan upaya memperkaya diri dengan belajar tentang kebersamaan, tanggungjawab, keberanian menyampaikan pendapat serta mampu memberi ide-ide keatif dan inovatif (emotional intelegence) yang dapat mewujudkan perubahan yang ingin dicapai.” ungkap Aris Alumni UNIKA Kupang. (RJ/ALD)

Komentar