oleh

Kelakar Membawa Bom, Penumpang Wings Air Ditangkap di NTT

-Nasional, News, NTT-10.852 views

Seluruh penumpang dan petugas di bandara panik mendengar ada yang mengatakan sedang membawa bom di kopernya. Setelah diamankan dan diperiksa, calon penumpang itu menyampaikan ihwal dibalik kelakarnya itu karena sakit hati terhadap petugas bandara. Dia pun harus menerima keberangkatannya dibatalkan oleh pihak keamanan.

Oleh : AGUNG HERMANUS RIWU, 3 Mei 2021

BINTANGFLOBAMORA.Com, Maumere – Pihak kepolisian mengamankan seorang penumpang maskapai penerbangan Wings Air di bandara Frans Seda Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) karena berkelakar bahwa dirinya sedang membawa bom di kopernya, Minggu (2/5) siang.

Baca Juga:  Eksepsi Rizieq Shihab Sebut NTT

Aksinya itu membuat penumpang dan petugas yang memenuhi bandara panik.

Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Kombes Rishian Krisna menerangkan bahwa penumpang itu berencana untuk pergi ke Jakarta via Makassar dari Maumere.

“Yang bersangkutan ditahan oleh petugas up cek Aviation Security disebabkan mengatakan koper yang dibawanya berisi bom. Sehingga atas kejadian tersebut telah membuat panik sebagian calon penumpang,” kata Rishian kepada media, Senin (5/3).

Baca Juga:  Ditendang Pelatih, Murid Silat di NTT Meninggal

Rishian menambahkan, pasca kejadian itu pihak bandara langsung menghubungi aparat kepolisian di Bandara untuk mengambil tindakan.

Polisi langsung memeriksa isi tas koper dari pelaku dan membawanya bersama anaknya yang masih berumur 11 tahun ke pos KPPP Udara untuk diinterogasi.

“Yang bersangkutan mengakui bersalah atas pernyataan yang dilontarkan sehingga meminta untuk diselesaikan secara internal,” terang Rishian.

Baca Juga:  SMPK Frater Maumere Jadi Sekolah Model Literasi

Dalam pemeriksaan akhirnya terungkap ihwal dibalik candaan itu. Penumpang itu kecewa ketika diminta membayar bagasi yang kelebihan muatan.

Kemudian, si penumpang pun diminta untuk membatalkan jadwal keberangkatannya dan memberikan klarifikasi atasi candaannya tersebut. Setelah membuat surat pernyataan, dia langsung dibebaskan.

“Dia membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya pada hari Senin tanggal 3 Mei 2021, sekitar pukul 09.00 WITA,” tambah Rishian.

Komentar