oleh

MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL (Pedoman Praktis Untuk Orang Tua)

-News, Pendidikan-243 Dilihat

Oleh : MARIA B. ADVENSIA, SH. M.Hum – WIDYA PRADA AHLI MADYA – BALAI GURU PENGGERAK NTT

BINTANGFLOBAMORA.Com – Anak adalah harta yang tak ternilai, dan keluarga adalah pendidik pertama dan utama bagi pembentukan pribadi dari karakter anak. Orangtua memegang peranan dan strategi dalam mengajarkan mendidik anak-anaknya. Keberhasilan Orangtua dalam mendidik anak sangatsangat bergantung pada kecakapan dan pola asuh yang dimiliki.

Salah satu tugas Ayah dan Ibu adalah mempersiapkan anak untuk menghadapi era digital saat ini. Perkembangan teknologi saat ini tidak dapat dihindari oleh karena ayah dan ibu perlu terus belajar mengembangkan diri agar dapat memahami dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan potensi anak-anaknya.

Dari judul tulisan di atas dapat digambarkan tentang apa itu Era Digital, bagaimana teknologi digital, manfaat dan resiko penggunaan teknologi digital, bagaimana mengajar penggunaan perangkat dan media digital yang tepat.

APA ITU ERA DIGITAL?

Era digital : Masa dimana informasi mudah dan cepat serta disebarluaskan menggunakan teknologi digital.

Teknologi digital : Teknologi yang menggunakan sistem komputerisasi yang berhubungan dengan internet.

BAGAIMANA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL?

Perkembangan Komputer >> Internet >> Smartphone >> Situs jejaringan social (WA, IG, FB, Youtube, Twitter dll)

Contoh perkembangan teknologi digital

APA MANFAAT DAN RESIKO PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL?

Penggunaan teknologi digital secara tepat sangat bermanfaat bagi penggunanya, akan tetapi jika salah digunakan / digunakan secara berlebihan akan mempunya resiko negatif.

A. Manfaat pengggunaan Teknologi Digital

  1. Mudah mendapat informasi Setiap informasi yang dibutuhkan dengan cepat dari berbagai sumber
  2. Memudahkan komunikasi Komunikasi dapat dilakukan lebih luas dan tidak terhalang tempat dan waktu.
  3. Menstimulasi Kreatifitas
  • Kreatifitas anak tumbuh lebih cepat dengan stimulasi informasi yang diterima melalui media digital
  • Dapat mendorong anak menuangkan ide dan keinginannya dengan menggunakan aplikasi dan sumber belajar digital yang beragam
  1. Anak dapat mengikuti program belajar melalui internet
  2. Anak juga dapat belajar mandiri untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya.

B. Resiko Peggunaan Teknologi digital pada anak secara berlebihan

  1. Resiko gangguan fisik
  • Mata, memicu penglihatan yang buruk karena ketajaman cahaya dan jarak yang terlalu dekat.
  • Gangguan tidur, jam dan lamanya waktu tidur anak menjadi terganggu
  • Gangguan kesulitan konsetrasi, mempengaruhi kemampuan anak berkonsentrasi saat belajar sehingga bisa mempengaruhi atau menurunkan prestasi belajar anak
  • Ketidak seimbangan perkembangan motorik kasar dan halus menyebabkan anak kurang menggerak tubuh
  • Gangguan pencernaan, anak sering merasa lapar, haus dan keinginan buang air sebagai gangguan sistem penceranaan
  • Ketidak seimbangan bobot tubuh (terlalu gemuk atau terlalu kurus)
  1. Resiko gangguan Perkembangan Bahasa dan Sosial
  • Menunda perkembangan bicara dan bahasa anak terutama untuk anak usia 2 tahun dan dibawahnya
  • Membatasi pergaulan Sosial anak lebih suka menyendiri, bermain sendiri sehingga pergaulan terbatas dan sulit berinteraksi dengan kawan-kawan yang berbeda
  • Mengurangi waktu berkualitas dengan keluarga mengganggu hubungan antar keluarga
Baca Juga:  Kehadiran dan Kasih Sayang Orang Tua Penting Bagi Masa Depan Anak di Usia Emas

BAGAIMANA PERAN ORANGTUA DALAM MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL

  1. Menambah pengetahuan (Orangtua akan sulit menetapkan aturan bila tidak memahami apa itu internet dan jaringan sosial (Blog, twitter, FB, Youtube dan IG, serta bagaimana cara penggunaannya). Orangtua harus berupaya minimal mengetahui cara memproteksi situs web dan medsos yang berdampak negatif.)
  2. Mengarahkan penggunaan perangkat dan media digital dengan tepat. Orangtua harus bisa mengarahkan penggunaan media digital yang baik sesuai dengan tahap perkembangan anak.
  3. Mengimbangi waktu penggunaan media digital dengan interaksi di dunia nyata. Seperti kegiatan keseharian, kegiatan luar raungan, olahraga, menyanyi, menari, permainan tradisional dll kepada anak sehingga anak tidak kehabisan waktu dengan medsos.
  4. Meminjamkan perangkat digital kepada anak sesuai keperluan, agar anak bisa belajar mengendalikan diri belajar menggunakannya bersama keluarga.
  5. Memilih program/aplikasi yang baik/positif, orangtua perlu memilih/mengidentifikasi aplikasi yang memiliki edukasi dan dampak positif bagi tumbuh kembang anak.
  6. Mendampingi dan meningkatkan interaksi orangtua mendampingi anak dalam menggunakan digital pada kesempatan yang sama sebagai kegiatan keluarga
  7. Bijaksana dalam menggunakan perangkat digital
    • Perangkat komputer di letak di tempat/ruang terbuka yang bisa dilihat
    • Tidak menggunakan perangkat digital pada saat berinteraksi berkegiatan dengan orang lain
    • Tidak menggunakan perangkat digital sebelum tidur
  8. Mengatur batasan penggunaan perangkat digital secara seimbang sesuai usia anakMenelusuri kegiatan anak di dunia maya. Orangtua bisa memantau dan mengarahkan anak di dunia maya dari situs web dan media sosial yang mendukung tumbuh kembang anak, pastikan anak tidak mengunjungi situs yang tidak sesuai.
Baca Juga:  Tutor Ujung Tombak Pendidikan Keaksaraan dan Kecakapan Hidup Masyarakat

MENGARAHKAN ANAK MENGGUNAKAN DIGITAL YANG TEPAT

Usia 2-3 tahun

Pada usia ini hal yang diperlu dikembangkan adalah motorik dan sensorik anak, sehingga perlu lebih banyak bergerak dan mengindra yaitu melihat, mendengarkan, meraba, mengecap dan merasa.

Yang menjadi perhatian orangtua adalah :

  • membatasi anak dalam waktu menggunakan media digital
  • memanfaatkan media digital dalam bentuk audio untuk menambah kosakata, angka, gerak dan lagu
  • mendampingi dan berinteraksi dengan amat saat menggunakan media
  • menghindari tayangan program yang mengandung kekerasan, katakutan, seksualitas serta penggunaan bahasa yang tidak senonoh dan agresif karena dapat mengingatkan dan mengulangi
  • Menghindari penggunaan media dan perangkat digital sebagai sebagai pengganti orangtua. Contoh : ketika anak menangis, orangtua memberikan anak gawai agar anak tenang.

Usia 4-7 tahun

Pada usia ini hal yang perlu dikembangkan adalah motorik harus dengan pemahaman konsep-konsep dasar untuk itu anak butuh kegiatan yang bertujuan meningkatkan keterampilan tangan dan jari-jari serta banyak diajak berkomunikasi dua arah.

Hal yang perlu dilakukan orangtua adalah :

  • Membuat kesepakatan bersama yang dipahami dan dijalani bersama, memonitor pelaksanaanya, konsisten menerapkan konsekuensi atas pelanggaran dan memberikan apresiasi atas keberhasilan anak dalam menjalankan kesepakatan
  • Memanfaatkan program/aplikasi yang mendidik terkait dengan kesiapan sekolah, misalnya pengenalan huruf, angka dan pengetahuan dasar.
  • Membahas persamaan dan perbedaan pada tokoh favorit yang dilihat melalui media, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dalam membedakan yang baik dan yang buruk
  • Memanfaatkan program/aplikasi yang mengajarkan perilaku berteman serta menghargai perbedaan keanekaragaman yang ada
  • Menghindari tayangan yang berisikan kekerasan dan seksualitas
  • Membimbing anak untuk dapat membedakan mana yang fakta dan fantasi
Baca Juga:  Kehadiran dan Kasih Sayang Orang Tua Penting Bagi Masa Depan Anak di Usia Emas

Usia 8-12 tahun

Pada usia ini hal yang harus dikembangkan adalah berpiki dan interksi sosial. Hal yang perlu dilakukan orangtua :

  • Membuat kesepakatan yang dipahami dan dijalani bersama memantau pelaksanaanya, konsisten menerapkan konsekuensi atau pelanggaran dan memberikan apresiasi atas keberhasilan anak dan menjalani kesepakatan.
  • Memanfaatkan program atau video yang menunjukan berbagai pengalaman positif yang menstimulasi imajinasi
  • Mendiskusikan perilaku baik dan tidak dari karakter tokoh di media yang mereka kenal
  • Menghindari tayangan program yang menampilkan kekerasan anti sosial dan perilaku negatif lainnya
  • Memberikan pemahaman tentang lelucon mengenai anggota tubuh
  • Menghindari tayangan iklan yang berlebihan terutama mengenai pola dan makanan yang tidak sehat
  • Mendiskusikan hal-hal terkait peran/fungsi laki-laki dan perempuan

Usia 13-18 tahun

Hal yang perlu dikembangkan adalah hal identitas diri kemadirian dan interaksi sosial yang lebih luas, seperti :

  • Membuat kesepakatan yang dipahami dan dijalani bersama memantau pelaksanaanya, konsisten menerapkan atas pelanggaran dan memberikan apresiasi atas keberhasilan anak dalam menjalankan kesepakatan.
  • Memperkenalkan keanekaragaman ras, etnis dan situasi ekonomi
  • Mengajak anak berpikir kritis atas informasi yang diperoleh dan tidak menyebarluaskan informasi yang tidak jelas sumbernnya
  • Memanfaatkan media blog untuk melatih anak menuangkan ide-idenya dengan membimbing mereka untuk terbiasa menulis, bukan hanya membaca
  • Mengajar anak untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya.
  • Menghindari tayangan-tayangan yang berdampak negatif
  • Menanamkan etika berkomunikasi positif di medsos
  • Memperhatikan pengaturan informasi pribadi dalam media digital khusus medsos
  • Memanfaatkan tayangan untuk memperluas wawasan pengetahuan dan mendiskusikannya.

Daftar Pustaka

  1. Rekomendasi Penggunaan Media Digital sesuai Usia Anak 5 Juni 2016. Http://keluargakita.com/2015/12/rekomendasi penggunaan media-digital-sesuai usia anak
  2. Keamanan menggunakan internet bagi anak 25 juni 2016 idal.or.id/artikel/seputarkesehatan-anak/keamanan-menggunakan-internet-bagi anak
  3. Children and technologyā€¯a tool for child development nationl childrens resource center
  4. kim yb.2013 young childeren in the digital age, university of nevada coorperation

Komentar