oleh

Pemda Sumba Barat Fokus Tata Kota Waikabubak Tahun 2022

-News, NTT-132 views

Penataan Kota Waikabubak akan di prioritaskan ditahun 2022, karena Kota Waikabubak adalah wajah Sumba Barat.

Oleh : AGUSTINUS NAGI, 1 Juni 2021

BINTANGFLOBAMORA.Com, Waikabubak – Pada tahun 2022, sebagian besar anggaran akan difokuskan untuk penataan Kota Waikabubak. Hal itu di katakan Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH pada saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Kota Waikabubak, Senin (31/05/2021).

Penataan Kota Waikabubak akan di prioritaskan ditahun 2022, hal itu menurutnya karena Kota Waikabubak adalah wajah Sumba Barat. Ketika Kota Sumba Barat sudah bagus maka otomatis Kecamatan atau Desa akan bagus.

“Sekalipun anggaran kita triliun jika kita tidak focus maka tidak akan Nampak hasilnya. Saya sudah berdiskusi dengan Pak Sekda, BAPPEDA, Keuangan, Pimpinan Perangkat Daerah yang lain, saya katakan Tahun 2022 saya akan focus Kota ini harus bangkit dan berkembang. Sehingga Tahun 2023 Kota ini sudah berubah wajah. Yang paling utama saya minta kita awasi, kita pelihara ini fasilitas yang ada terutama lampu-lampu jalan.” Kata Bupati.

Bupati Yohanis juga mengatakan akan melakukan penataan atau perampingan kembali struktur organisasi. Organisasi yang berjalan selama ini sudah menjadi beban dan melampaui kapasitas keuangan daerah hal itu tentunya tidak efektif.

“Menurut evaluasi kami, organisasi yang ada sudah melampaui kapasitas keuangan daerah. Hemat kami harus diadakan penataan dan perampingan organisasi. Suka tidak suka saya harus rampingkan. Sehingga biaya-biaya kita manfaatkan lebih banyak untuk masyarakat,” ungkapnya.

Bupati Yohanis Dade pada kesempatan itu juga menghimbau kepada kepala desa untuk memanfaatkan dana desa dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.

“Dana desa harus dikelola dengan hati agar dapat dinikmati oleh masyarakat secara menyeluruh. Karena itu Kepala Desa dan aparat desa serta masyarakat harus bersinergi dengan baik”, tambah Bupati.

Bupati juga menegaskan untuk mengawal semua bantuan-bantuan agar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat sehingga tidak ada lagi yang menerima bantuan tidak sesuai dengan orang yang seharusnya menerima.

Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah, Dandim 1613, Wakapolres, Pejabat mewakili Ketua Pengadilan Agama, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja, Camat Kota Waikabubak, Ketua TP PKK dan Dekranasda, para Lurah dan Kepala Desa, para Kepala Sekolah, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

Komentar