oleh

Pemerintah RI Gunakan Teknologi Ini Untuk Pantau Pergerakan Warga

-Nasional, News-180 views

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika terus memantau pergerakan warga saat penerapan PPKM darurat di Pulau Jawa dan Bali yang berlaku sejak 3 Juli lalu. Skema yang digunakan dengan memanfaatkan pemantauan dari jaringan telekomunikasi warga.

Oleh: REDAKSI, 4 Juli 2021

BINTANGFLOBAMORA.com, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika terus memantau pergerakan warga saat penerapan PPKM darurat di Pulau Jawa dan Bali yang berlaku sejak 3 Juli lalu. Skema yang digunakan dengan memanfaatkan pemantauan dari jaringan telekomunikasi warga.

Baca Juga:  Jalankan PPKM Level 4, Pemkab Sumba Timur Lakukan Pengawasan Tingkat RT

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mendukung penerapan PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

“Kami melakukan beberapa langkah, pertama pemantauan infrastruktur telkom secara ketat, optimalisasi pemanfaaan platform digital dan pemanfaatan aplikasi peduli lindungi,” kata Johnny, dalam konferensi pers bersama, Minggu (4/7/2021).

Saat ini, bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kesehatan, KPC-PEN, satgas, pihaknya sudah menyediakan media center PPKM, perkembangan kebijakan dan penjelasan informasi keliru yang sering membingungkan masyarakat.

Baca Juga:  Subsidi Kuota Internet Untuk Murid Sekolah dan Pengajar Diperpanjang, Kapan Berlakunya?

“Kita perlu menjaga percaya diri masyarakat sehingga kuat menghadapi Covid-19. pemanfaatan traffic internet melalui BTS, merefleksikan pergerakan, masyarakat tetap berada di rumah, sekaligus menertibkan wilayah yang mengindikasikan kerumunan,” jelas Johnny.

Menkominfo berharap peran aktif masyarakat sangat penting untuk mendukung PPKM darurat, agar tak melakukan pergerakan atau mobilitas beli tak diperlukan.

Baca Juga:  Joko Widodo: Jika Tren Covid- 19 Terus Menurun, PPKM Darurat Dilonggarkan

“Vaksinasi terus berjalan, saat PPKM darurat dilakukan, pembatasan gerakan masyarakat tidak menghambat vaksinasi yang masih. Juli sekitar 1 juta per hari dan Agustus sudah mencapai 2 juta, PPKM Darurat, vaksinasi secara agresif kita lakukan,” katanya.

 

Komentar