oleh

Perjuangan Nani Welkis Menghadapi YT

-News, NTT-115 Dilihat

Yuliana Apriliani Lie Welkis (Nani) sempat melakukan perlawanan hebat terhadap YT, predator yang melakukan perbuatan keji terhadapnya. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, SH, SIK, MH, membeberkan kronologi, bagaimana Nani mencoba menyelamatkan diri.

Oleh : REDAKSI BINTANG FLOBAMORA, 21 Mei 2021

BINTANGFLOBAMORA.Com, Kupang – Pelaku pembunuhan Yuliana Apriliani Lie Welkis, gadis asal Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, NTT, akhirnya terungkap. Seorang pria, berinisial YT ditangkap Direktorat Reskrimum Polda NTT pada Kamis (20/5/2021) pukul 17.00 Wita.

Dalam jumpa pers di Mapolda NTT, Jumat (21/5/2011), Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, SH, SIK, MH, menjelaskan kronologi pembunuhan dan perlawanan yang sempat dilakukan korban.

Baca Juga:  Gara-gara Miras, Pria di Alor Bacok Seorang Remaja

Berkenalan Lewat Facebook

Pelaku adalah warga RT 09/RW 03, Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang menggunakan akun facebook, Ary Tyo Tyo.

Keduanya menjalin komunikasi lewat messenger facebook lalu berlanjut via whatsapp dan telepon.

Pelaku menjanjikan pekerjaan kepada korban menjadi karyawan di gudang toko Bumi Indah Osmok, Kota Kupang dengan iming-iming besaran gaji tertentu. Korban yang saat itu sedang patah hati karena gajinya sebagai penjahit agak tersendat, langsung bersemangat ketika menerima ajakan pelaku.

“Pelaku menawarkan pekerjaan kepada korban lewat facebook dengan iming-iming gaji tinggi di gudang toko Osmok. Korban tergiur dan pelaku menjemput korban untuk diantar ke tempat kerja,” jelas Kabid Humas.

Baca Juga:  Ungkapan Hati Lili Welkis Setelah Pembunuh Adiknya Ditangkap

Korban dijemput dengan sepeda motor di depan ruko bekas kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jalan Frans Seda, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang, Jumat (14/5/2021) siang.

Menggunakan sepeda motor, pelaku dan korban menyusuri Jalan El Tari menuju Bakunase, Kota Kupang hingga Kelurahan Batakte, Kabupaten Kupang. Dalam perjalanan korban dirayu dan dibujuk untuk berhubungan badan sebagai balasan karena sudah dicarikan pekerjaan oleh pelaku.

Kronologi Pembunuhan dan Perlawanan Korban

Pelaku memarkir sepeda motor jauh dari pemukiman warga. Dia mengelabui korban seolah-olah akan mengunjungi keluarga yang ada di sana. Ketika berada di tempat yang sepi, tepatnya  di lahan milik PT Dwi Mukti Graha Elektrindo, pelaku mengajak korban bersetubuh, namun korban menolak dan melawan.

Baca Juga:  Ojol Mengamuk di Markas Debt Collector, GARDA NTT Angkat Bicara

Pelaku langsung mengambil senjata tajam dan mengancam membunuh korban jika menolak. Namun korban tetap melawan dengan melakukan penolakan yang keras. Pelaku kemudian melumpuhkan korban dan membuka paksa pakaian korban.

Karena terbawa emosi dan nafsu, pelaku lalu membanting korban dan membunuh korban.

“Saat korban meninggal dunia, pelaku memperkosa korban,” ujar Kabid Humas Polda NTT.

Pelaku juga mengambil uang korban sebesar Rp. 140.000 dan satu buah handphone milik korban.

Komentar