oleh

Pertama di NTT, FTBM Tingkat Kecamatan Terbentuk di Rote Ndao

-News, NTT, Pendidikan-124 views

“Ini yang pertama di NTT. Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus FTBM Kabupaten Rote Ndao dan FTBM tingkat Kecamatan Rote Tengah yang telah dengan ikhlas dan tulus berupaya membangun budaya literasi”

BINTANGFLOBAMORA.COM, Rote Ndao – Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengunjungi Kabupaten Rote Ndao pada Sabtu, 18 September 2021. Dalam kunjungan tersebut, ketua FTBM NTT, Polikarpus Do didampingi Kabid Litbang Wahid Aman, beserta sejumlah relawan penggerak literasi.

Agenda kegiatan yang dilakukan di kabupaten terselatan Indonesia itu antara lain, menghadiri pelantikan pengurus FTBM tingkat kecamatan, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan buku ke sejumlah TBM.

Dalam acara pelantikan pengurus FTBM tingkat kecamatan, Martinus Patola yang menjabat sebagai Ketua FTBM Rote Ndao didaulat sebagai pelantik. Turut hadir Sekretaris Camat Rote Tengah, Eduard Pellondou, pengurus FTBM Rote Ndao, sejumlah pengelola TBM dan relawan.

Ketua FTBM Kecamatan Rote Tengah, Jeffrison Saefatu dalam sambutannya menyatakan, terbentuknya FTBM tingkat kecamatan adalah ruang kolaborasi untuk bersama-sama membangun budaya literasi. Ia juga mengharapkan dukungan dari semua elemen untuk menguatkan kerja-kerja literasi yang mulai dibangun daritingktan paling bawah.

Baca Juga:  Janji 1000 Buku, Kepala LPMP Kejutkan FTBM NTT

“Kami mohon dukungan dan bimbingan dari pengurus FTBM Kabupaten dan Provinsi agar semua program yang direncanakan dapat berjalan baik. Terima kasih juga untuk Pemerintah Kecamatan Rote Tengah yang menyediakan ruang serretariat bagi pengurus FTBM,” ucap Jeffrison.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Camat Rote Tengah, Eduard Pellondou menyampaikan, hadirnya FTBM tingkat Kecamatan Rote Tengah merupakan bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kecamatan untuk membangun minat baca anak-anak. Menurutnya, dua litersai dasar yang harus menjadi fokus kerja yakni literasi membaca dan menulis serta literasi budaya.

“Mari kita dorong anak-anak kita agar memiliki minat dalam membaca dan menulis, juga memiliki akar budaya yang kuat. Kita perlu merawat dan menghidupkan kembali budaya kita dengan menulis kembali tutur budaya sehingga tidak punah. Hal ini bertujuan agar ungkapan atau tutur adat budaya Rote Tengah bisa terus lestari,” tegas Eduard.

Ketua FTBM Provinsi NTT, Polikarpus Do mengajak seluruh jajaran kepengurusan FTBM kabupaten Rote Ndao dan FTBM kecamatan Rote Tengah untuk memperkuat budaya literasi sampai pada tingkat yang paling bawah.

Sementara itu, Ketua FTBM Provinsi NTT, Polikarpus Do mengajak seluruh jajaran kepengurusan FTBM kabupaten Rote Ndao dan FTBM kecamatan Rote Tengah untuk memperkuat budaya literasi sampai pada tingkat yang paling bawah yaitu Desa sampai ke tingkat Dusun dan RT/RW. Ia juga mendorong semua pihak untuk bekerja sama meningkatkan kecakapan literasi masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga:  KOMPAS Bertekad Bangun Rumah Literasi Alam di Kota Kupang

“Kita harus bergandengan tangan. Bekerja sama, bergotong-royong membangun budaya literasi. Karena kerja-kerja literasi adalah setara artinya maju bersama dan kolaborasi,”

“Akselerasi literasi bisa terwujud jika kita wujudkan dalam aksi dan kolaborasi. Saya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan dan seluruh jajarannya yang telah mendukung FTBM kecamatan Rote Tengah. Ini sebuah kolaborasi untuk membangun literasi di Rote Tengah,” kata Polikarpus.

Tambahnya lagi, terbentuknya pengurus FTBM Kecamatan Rote Tengah merupakan yang pertama di wilayah NTT sehingga pantas mendapatkan apresiasi spesial.

“Ini yang pertama di NTT. Saya berikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus FTBM Kabupaten Rote Ndao dan FTBM tingkat kecamatan Rote Tengah yang telah dengan ikhlas dan tulus berupaya membangun budaya literasi,”

Baca Juga:  Gerakan Sejuta Buku Resmi Diluncurkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Donasi 22.000 Buku

“Ini adalah kerja sosial, seluruh pengurus yang menceburkan diri di jalan litersai pasti karena keterpanggilan juga kecintaan terhadap generasi dan masyarakat. Kita semua punya kerinduan yang sama untuk mewujudkan generasi dan masyarakat kabupaten Rote Ndao yang literat. Mari kita bangun dan bersatu, kita wujudkan Rote Ndao sebagai kabupaten literasi,” tutupnya.

Dalam acara pelantikan, dilakukan penyematan  Tiilangga dan selempang kepada Pengurus Wilayah FTBM NTT beserta undangan. Selain itu, ada penyerahan sejumlah buku karya pegiat literasi Rote Ndao kepada FTBM NTT. Semakin meriah, acara pelantikan juga diselingi lagu-lagu daerah Kabupaten Rote Ndao yang dibawakan oleh pengurus FTBM Kecamatan Rote Tengah.

Usai kegiatan, Pengurus Wilayah FTBM NTT bersama pengurus FTBM Kabupaten Rote Ndao dan FTBM Rote Tengah, melakukan kunjungan ke TBM UUD 1945 yang merupakan TBM Rintisan Perbatasan. Selanjutnya, rombongan mengunjungi TBM Tamahena, TBM Zaitun, TBM Rote Pintar dan TBM Hati Tulus. Setiap TBM yang dikunjungi mendapat bantuan buku dari FTBM NTT.

Komentar