oleh

PMKRI Kupang Kawal Kasus Video Joget dan Pesta Miras Oknum DPRD Malaka

-News, NTT-449 views

Mata NTT hari ini semua tertuju ke Malaka, apakah Alat Penegak Hukum (APH) mampu atau tidak mengejawantahkan asas Equality before the law. Jika APH tidak mampu melakukan tugasnya PMKRI siap bersurat kepada Mendagri dan bagian-bagian Terkait

Oleh: Ardi Leo Du, 27 Juli 2021

BINTANGFLOBAMORA.COM, Kota Kupang – Beberapa waktu yang lalu sempat beredar video joget dan pesta miras yang dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Malaka meramaikan jagad maya media social.

Terkait persolan tersebut pimpinan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka, Hendrikus Fahik Taek selaku Wakil Ketua II DPRD angkat bicara, seperti dilansiir dari timordailynews.com, dirinya mengungkapkan bahwa akan melihat dan berdiskusi, dan akan menindaklanjutinya hal yang menjadi kegelisahan masyarakat luas secara khusus masyarakat Kabupaten Malaka dan pihaknya akan mengambil tindakan sesuai dengan tata tertib dan kode etik.

Baca Juga:  Diduga Menyinggung Suku dan Agama, Yeskiel Loudoe Merusak Citra Kota Kupang  

“Saya atas nama Pimpinan DPRD berkaitan dengan Video yang media sosial yang membuat Bapak Ibu rakyat malaka menjadi gelisah dan marah setelah kami melihat dan berdiskusi kami akan menindaklanjutinya,” ungkapnya.

“Di DPRD sesungguhnya ada peraturan tata tertib dan kode etik sehingga kejadian yang terjadi dalam video tersebut kita akan berikan sanksi sesuai dengan peraturan kode etik yang melalui mekanismenya,” tambah Hendrikus.

Menanggapi pemberitaan mengenai tanggapan atas pernyataan pimpinan DPRD Malaka tersebut PMKRI Cabang Kupang mengapresiasi langkah tersebut pasalnya pihaknya akan menilai dan menindaklanjuti serta memberikan sanksi yang tegas jika terbukti melanggar kode etik.

Baca Juga:  PMKRI Kupang Kecam Aksi Kekerasan Aparat TNI di Tanah Papua

Hal tersebut disampaikan oleh Presidium Gerakan Masyarakat PMKRI Cabang Kupang Rino sola bahwa terkait pernyataan pimpinan DPRD Malaka tersebut PMKRI Kupang memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan profisiat atas tindakan tersebut.

“Kami dari PMKRI Cabang Kupang mengapresiasi langkah pimpinan DPRD Kabupaten Malaka atas tindakan cepat untuk menangani polemik terhadap video joget dan pesta miras yang dilakukan oknum anggota DPRD yang terjadi ditubuh lembaga tersebut, kami juga mengucapakan profisiat akan tapi bukan berarti hilang seketika, hanya sebatas retorika,” ungkap Rino.

Rino menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal terhadap kasus ini, sampai ada penyelesaian akhir.

Baca Juga:  PMKRI Kupang Sesalkan Sikap Pengurus DPD I Golkar NTT Terkait Politisi Yang Berpesta di Gedung DPRD

“Kita akan terus kawal penyelidikan akan sejauh mana oleh pihak-pihak terkait agar segera menemukan titik terang dan dapat sesegera mungkin menetapkan tersangka,” tegasnya.

Presidium Gerakan Masyarakat PMKRI Cabang Kupang yang juga almuni Fakultas Hukum Undana Kupang itu sembari memperingatkan bahwa pada saat ini ada banyak pasang mata tertuju ke Kabupaten Malaka akan kisruh yang menghebohkan media masa.

“Mata NTT hari ini semua tertuju ke Malaka, apakah Alat Penegak Hukum mampu atau tidak mengejawantahkan asas Equality before the law. Jika APH tidak mampu melakukan tugasnya PMKRI siap bersurat kepada Mendagri dan bagian-bagian terkait,” ungkap Rino.

Komentar