oleh

PMKRI Kupang Kecam Aksi Kekerasan Aparat TNI di Tanah Papua

-Nasional, News-407 views

“Tindakan-tindakan seperti ini dapat memicu kemarahan dari masyarakat Papua, karena perlakuan tersebut dilakukan di tanahnya sendiri dengan tidak memperhatikan aspek kemanusiaan”

Oleh: ARDI LEO DU, 28 Juli 2021

BITANGFFLOBAMORA.COM, Kota Kupang – Sebuah video menunjukan dugaan aksi kekerasan yang dilakukan aparat kepada warga di Papua. Dalam video tersebut, oknum berseragam Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) menginjak kepala seorang warga. Potongan video kekerasan tersebut pun viral di media sosial.

Video tersebut secara gamblang menunjukan, seorang pria digiring dari lokasi keributan ke trotoar kemudian dibuat tengkurap dan ditindih oleh salah satu oknum Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU). Sementara disaat yang sama, satu personel TNI lainnya terlihat menginjak kepala pria tersebut.

Baca Juga:  PMKRI Kupang: Patut Dicurigai, Ada Apakah Dengan Pemprov NTT?

Sikap represif oleh aparat bersenjata itu memantik kritikan dari berbagai kalangan tidak terkecuali Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang.

Melalui Presidium Gerakan Masyarakat (Germas), PMKRI Cabang Kupang menyayangkan perilaku tidak humanis yang dipertontonkan aparat terhadap masyarakat di Marauke, Papua.

“Kita Sangat menyayangkan perilaku tersebut, karena pada nyatanya seperti yang kita ketahui bersama otonomi khusus untuk Papua baru saja diperbarui, dan saat ini langsung mendapatkan tindakan represif yang sangat merajalela melalui perilaku yang tidak humanis oleh aparat,” ungkap Presidium Germas PMKRI Cabang Kupang, Rino Sola kepada media, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga:  Sah, Laporan Terkait Yeskiel Loudoe Oleh Aliansi Mahasiswa Diterima Polda NTT

Rino menilai tindakan tersebut berpotensi memicu konflik. Namun dirinya menghimbau seluruh elemen masyarakat agar menyerahkan masalah tersebut kepada alat penegakkan hukum.

“Tindakan-tindakan seperti ini dapat memicu kemarahan dari masyarakat papua, karena perlakuan tersebut dilakukan di tanahnya sendiri yang tidak memperhatikan aspek kemanusiaan,” tegasnya.

“Saya atas nama warga perhimpunan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat menyerahkan masalah tersebut kepada alat penegakkan hukum untuk diusut secara tuntas,” tambah Rino.

Baca Juga:  PMKRI Kupang Sesalkan Sikap Pengurus DPD I Golkar NTT Terkait Politisi Yang Berpesta di Gedung DPRD

Sementara itu dilansir detikcom (27/7/2021), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto merespon cepat atas kejadian tersebut, dirinya menegaskan akan memproses dua oknum prajurit POM AU tersebut sesuai hukum yang berlaku.

“Akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Malam ini juga langsung diproses,” tegas Hadi.

Komentar