oleh

Ragi no Lawo Selimuti Masjid Raya Nurussa’adah Kupang

-Nasional, News, NTT-358 Dilihat

“Kerukunan umat beragama di NTT menjadi contoh dan bukti nyata bahwasannya masyarakat di bumi Flobamorata dengan penuh cinta kasih selalu menjaga kebersamaan dalam toleransi umat beragama. Sebagai nusa toleransi terindah, masyarakat NTT tetap dan akan terus menjaga dan merawat rumah kebangsaan Indonesia raya,” kata Yoseph Meba.

Oleh : AGUNG HERMANUS RIWU, 13 Mei 2021

BINTANGFLOBAMORA.Com, Kota Kupang – Kejadian unik dan sarat makna, terjadi di Masjid Raya Nurussa’adah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara timur (NTT). Untuk menjaga kondisi keamanan ketika pelaksanaan Sholat Idulfitri, pengurus Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF) Kupang dan Pemuda Ende Kota Kupang melakukan kegiatan pengamanan bagi umat muslim yang menjalankan ibadah, Kamis 13 Mei 2021.

Dari pantauan Bintangflobamora.com, sejak pukul 04.30 Wita, sebelum ibadah Sholat Idulfitri digelar, nampak puluhan pemuda dan pemudi berbalut pakaian adat khas Ende Lio telah berkumpul di depan Masjid. Kelompok pemuda mengenakan Ragi (sarung khusus kaum pria) dengan baju putih sementara kelompok wanita memakai Lawo (sarung khusus kaum wanita) juga berpasangan dengan baju berwarnah putih.

Baca Juga:  Ragam Cerita Haru Dibalik Kegiatan IKKEF Peduli

Mereka melakukan pengamanan dengan mengatur lalu lintas guna membantu aparat kepolisian di sekitar lokasi Masjid tertua di kota Kupang tersebut. Tidak itu saja, para pemuda dan pemudi juga melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar area Masjid dan di luar area Masjid termasuk memberi masker bagi umat yang lupa membawanya.

Pengamanan yang dilakukan di Masjid Nurussa’adah oleh IKKEF dan Pemuda Ende, menurut Kabid Kepemudaan dan Olahraga IKKEF, Tommy Seru merupakan program rutin yang telah dirancang, dan bukan dikarenakan adanya serangkaian aksi teror di tanah air dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini.

“Agar supaya saudara-saudari kita, umat muslim bisa beribadah dengan baik, aman dan tertib. Bukan berarti kegiatan ini setelah melihat berbagai macam persoalan yang terjadi baik di Makasar, Jakarta atau lainnya, tetapi ini adalah spontanitas kita yang bertolak dari program kita sebagai bagian dari cinta antar umat beragama,” tegas Tommy.

Baca Juga:  IKKEF Kumpulkan 78 Kantong Sampah di Pantai Warna Oesapa, Kota Kupang Masuk Daftar Kota Terkotor di Indonesia

Senada dengan itu, ketua IKKEF Yoseph Meba menyampaikan kegiatan pengamanan merupakan perwujudan rasa toleransi umat beragama di NTT yang tetap terjaga hingga saat ini, dari generasi ke generasi.

Ketua IKKEF Kupang, Yoseph Meba, ketika diwawancarai media disela kegiatan pengamanan bagi umat muslim yang menjalankan Sholat Idul Fitri di Masjid Nurussa’adah Kupang

“Kerukunan umat beragama di NTT menjadi contoh dan bukti nyata bahwasannya masyarakat di bumi Flobamorata dengan penuh cinta kasih selalu menjaga kebersamaan dalam toleransi umat beragama. Sebagai nusa toleransi terindah, masyarakat NTT tetap dan akan terus menjaga dan merawat rumah kebangsaan Indonesia raya,” kata Yoseph Meba.

Dirinya bertekad, terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun suasana yang aman dan kondusif di Kota Kupang.

Adanya kegiatan itu, mendapat sambutan positif dari Irwasda Polda NTT, Kombespol Tavip Yulianto. Menurut Tavip, inisiatif baik yang dilakukan IKKEF dan Pemuda Ende sangat membantu aparat keamanan dalam rangka pengamanan perayaan hari raya di rumah-rumah ibadah.

“Pada prinsipnya kami di jajaran Polri NTT selalu melibatkan berbagai instansi, masyarakat terutama dari kelompok-kelompok muda yang ada di Kota Kupang, untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, lancar dan sehat,” ujarnya.

Baca Juga:  Netizen Serang Megawati Yang Mengaku Bingung Dengan Fenomena Ibu-Ibu, "Belanja Baju Tapi Antre Migor"
Irwasda Polda NTT, Kombespol Tavip Yulianto, SH., MH., M.Si., didampingi Ketua IKKEF Kupang, Yoseph Meba serta Kabid Kepemudaan dan Olahraga IKKEF, Tommy Seru

Lebih lanjut, Tavip berharap agar masyarakat tidak melakukan mudik, taat pada protokol kesehatan dan himbauan pemerintah, serta menjaga keamanan dan rasa toleransi antar umat beragama.

“Hari ini, ada dua hari raya besar karena umat Nasrani juga merayakan kenaikan Isa Almasih. Mari kita menciptakan kedamaian dan ketentraman bersama,” pesannya.

Sementara itu, Ridwan Hamid, salah satu umat yang menjalankan ibadah di Masjid Nurussa’adah megucapkan terima kasih kepada IKKEF dan Pemuda Ende yang telah melaksanakan pengamanan bagi mereka.

“Jemaah sekalian di masjid Nurussa’ada terbantu dengan adanya pengamanan ini, terutama ketika akan masuk ke dalam masjid, itu sudah diantarkan saudara-saudara kita dari IKKEF. Mereka juga menghentikan sementara kendaraan yang lalu lalang ketika jemaah akan masuk ke masjid ini.” ujar, Ridwan ketika berbincang-bincang dengan Bintangflobamora.com.

Sejumlah pengurus IKKEF dan Pemuda Ende ketika menjaga keamanan di depan Masjid Nurussa’adah Kupang

Komentar