oleh

Sah, Laporan Terkait Yeskiel Loudoe Oleh Aliansi Mahasiswa Diterima Polda NTT

-News, NTT-539 views

Berdasarkan surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Nomor: STTL/B/158/V/RES.2.5/2021/SPKT dengan laporan polisi nomor: LP/B/158/V/RES.2.5/2021/2021 Tertanggal 02 Juni 2021 Ketua DPRD Kota kupang, Yeskiel Loudoe resmi dilaporkan di POLDA NTT.

Oleh: Ardi Leo Du, 2 Juni 2021

Bintangflobora.com, Kota Kupang– Masa demonstrasi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Anti Sara (AMPAS) Kota Kupang yang mendatangi Mapolda NTT membawa laporan dugaan  ujaran kebencian yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe resmi diterima Polda NTT.

Berdasarkan surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Nomor: STTL/B/158/V/RES.2.5/2021/SPKT dengan laporan polisi nomor: LP/B/158/V/RES.2.5/2021/2021 Tertanggal 02 Juni 2021 Ketua DPRD Kota kupang, Yeskiel Loudoe resmi dilaporkan di POLDA NTT.

Baca Juga:  Diduga Menyinggung Suku dan Agama, Yeskiel Loudoe Merusak Citra Kota Kupang  

Masa demonstrasi yang telah bergerak semenjak pukul 11.30 WITA menduduki halaman Mapolda NTT hingga sore hari pukul 17.00 WITA terus mendesak agar kepolisian segera mengusut tuntas kasus ujaran kebencian yang diduga dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Kupang.

Desakan itu akhirnya menuaikan hasil, karena tuntutan massa akhirnya diterima oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, sempat terjadi penolakan laporan sehingga memantik aliansi mahasiswa turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi dengan tuntutan agar pihak kepolisian mengusut tuntas dan segera menangkap Ketua DPRD Kota Kupang untuk diadili guna mencegah konflik horizontal.

Baca Juga:  PMKRI Kupang Kawal Kasus Video Joget dan Pesta Miras Oknum DPRD Malaka

Masa aksi juga menuntut agar Kepolisian Daerah NTT segera menuntaskan masalah ujaran kebencian tersebut agar tidak membiarkan isu berkeliaran ditengah masyarakat, dan juga meminta agar segera Menertibkan akun – akun yang berpotensi provokatif di media social, serta segera mengusut tuntas rekaman suara yang berbau SARA yang diduga Ketua DPRD Kota Kupang.

Sementara itu koordinator AMPAS, Rino Sola setelah dimintai keterangan oleh Penyidik Cyber Crime Polda NTT, mengapresiasi atas pelayanan Kepolisian yang telah menerima masa dengan baik dan juga telah mengawal masa demonstrasi.

Baca Juga:  Anggota DPRD Berdansa Dikala Pandemi, Aktivis Geram dan Serukan : Equality Before The Law Harus Diterapkan

“Saya mengapresiasi kepolisian yang telah mengawal aksi pada hari ini serta team penyidik yang telah menerima laporan kami dengan baik, dan didalamnya tadi saya ditanyakan dengan 21 pertanyaan akan tetapi proses ambil keterangan berjalan dengan lancar, serta luar biasa kinerja kepolisian NTT” ungkapnya

Sola juga menambahkan bahwa dasar gerakan ini adalah gerakan bersama oleh karena itu harapannya Aliansi ini menekan dan mengkawal agar  proses hukum berjalan dengan baik sehingga menimbulkan efek jera bagi oknum yang diduga mengungkapkan ujaran kebencian tersebut.

Komentar