oleh

Sambut Festival Literasi Perbatasan, FTBM NTT Gelar Lomba Untuk Siswa, Guru, Mahasiswa dan Penggiat Literasi

-News, NTT, Pendidikan-131 views

BINTANGFLOBAMORA.Com, NTT – Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Nusa Tenggara Timur (NTT)  mengagendakan kegiatan Festival Literasi Perbatasan  (FLP) yang melibatkan Pengurus Daerah FTBM dari empat Kabupaten di tapal batas Indonesia dengan Timor Leste dan Australia. Keempat Kabupaten tersebut yakni, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara dan Rote Ndao.

Sesuai rilis yang diterima media Bintangflobamora.com, FLP akan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (26/10/2021) hingga puncak acara pada Kamis (28/10/2021). Berbagai kegiatan menarik tengah dipersiapkan panitia penyelenggara diantaranya Seminar Internasional yang melibatkan narasumber dari negara-negara tetangga, dua sesi kelas menulis nasional, sharing praktik baik literasi di perbatasan dan parade budaya. Peserta dari semua kegiatan FLP, terbuka umum bagi masyarakat NTT.

Untuk menyongsong pegelaran FLP, panitia juga mengadakan aneka lomba untuk kalangan siswa mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain pelajar, ada pula lomba yang diselenggarakan untuk kalangan mahasiswa, guru dan penggiat literasi di empat kabupaten pelaksana FLP.

Baca Juga:  Tiga Kriteria Kembalikan Citra Ende Sebagai Kota Pelajar

Ketua panitia FLP, Robertus Fahik, S.Fil, M.Si., merincikan untuk kalangan pelajar materi yang dilombakan adalah video suara anak perbatasan yang berisi pengalaman, pengamatan dan harapan sebagai anak di perbatasan. Video berdurasi maksimal dua menit dengan memperhatikan isi penyampaian, originalitas, kejernihan suara, gambar dan kreatifitas seperti penggunaan busana dan tempat.

Sementara itu, untuk guru, mahasiswa dan penggiat literasi, terang Roby, panitia mengadakan lomba menulis yakni lomba menulis artikel pendidikan di perbatasan NKRI untuk kalangan guru, lomba menulis artikel pembangunan perbatasan NKRI untuk kalangan mahasiswa dan lomba menulis feature bagi pengelola atau pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang berisi tentang praktik baik literasi di TBM atau komunitas literasi. kriteria penulisan meliputi isi gagasan, originalitas, kerapian, tata bahasa dan kekuatan referensi.

Baca Juga:  Hadiri Pelantikan Pengurus FTBM, Polikarpus Do Provokasi Masyarakat Sabu Raijua

Seluruh perlombaan dikhususkan bagi warga yang berdomisili dan berasal dari empat kabupaten penyelenggara FLP.

“Jadi perlombaan ini hanya dikhususkan untuk pelajar, guru dan penggiat literasi yang berdomisili di empat Kabupaten pelaksana FLP. Khusus kategori mahasiswa, dibuka luas untuk mahasiswa dari Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia, asalkan kelahiran Belu, Malaka, TTU dan Rote Ndao,” jelas Roby.

Baca Juga:  Genjot Literasi di Sekolah Alam Manusak, FTBM NTT Donasikan Ratusan Buku

Roby juga mengatakan komposisi juri berasal dari internal FTBM (pengurus wilayah dan daerah) berkolaborasi dengan akademisi, praktisi dan jurnalis. Lanjutnya lagi, deadline waktu yang semula ditentukan pada tanggal 20 Oktober 2021, berpotensi diperpanjang hingga hari puncak pelaksanaan FLP.

“Batas pengiriman karya sedang dipertimbangkan untuk diperpanjang, panitia akan segera mengeluarkan informasi resmi melalui media informasi FTBM NTT,” kata Roby.

Berbagai hadiah menarik disiapkan oleh panitia antara lain, paigam penghargaan, uang pembinaan dan bahan bacaan berkualitas

Ketentuan Lomba dan Nomor Kontak Panitia Dapat Dilihat Pada Flayer di Bawah Ini :

Komentar