oleh

SMPN 13 Kota Kupang Jalankan Program GSMB Nasional Bersama Nyalanesia

-Nasional, News, NTT-457 views

“Kegiatan GSMB merupakan terobosan dalam memacu guru dan siswa untuk berliterasi”

Keterangan Tertulis : JONI LIWU (Guru SMPN 13 Kota Kupang), Editor : ARDI LEO DU, 17 Juni 2021

BINTANGFLOBAMORA.Com, Kota Kupang – SMP Negeri 13 Kota Kupang mengikuti Gerakan Siswa Menulis Buku (GSMB), sebuah program pengembangan literasi nasional yang diinisiasi oleh Nyalanesia.

GSMB Nasional merupakan program pengembangan literasi sekolah, yang  memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku ber ISBN, mendapatkan  pelatihan  dan  sertifikasi   kompetensi,   pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat nasional dengan total hadiah jutaan rupiah.

Bersama Kandidat Sosialisator Program Literasi Nasional (KSPL), Agung Hermanus Riwu, S.Pd, telah disepakati sebanyak 50 siswa akan mengikuti kegiatan yang telah terselenggara sejak tahun 2016 tersebut. Lima orang guru dari Tim Literasi Sekolah ( TLS ) SMPN 13 Kota Kupang pun turut serta dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pekan pertama Juli mendatang.

Baca Juga:  FTBM Kota Kupang Fokus Jalankan 5 Program Prioritas

Agung Hermanus Riwu yang juga guru SMP Katolik Giovanni Kupang itu menjelaskan bahwa sebagaimana yang termkatub dalam dalam panduan pelaksanaan GSMB, seluruh sekolah yang  menjadi peserta program akan difasilitasi  dan  bertualang  bersama  serangkaian  kegiatan.  Beberapa kegiatan itu antara lain workshop  dan  sertifikasi kompetensi, penulisan dan perlombaan literasi, penerbitan   serta  percetakan  buku    ber-ISBN.

Adapun sekolah  akan difasilitasi   dalam pembuatan  dan pengelolaan Website Literasi Sekolah, konsultasi dan pengembangan Program Literasi. Akan  dikutsertakan dalam  Seminar Nasional  dan Sarasehan,  penganugerahan penghargaan dan hadiah serta mengikuti  acara  puncak Festival  Literasi Nasional Tahun 2022.

Kepala UPTD SMPN 13 Kota Kupang, Dra. Maria Th. R. S. Lana sangat mengapresiasi kegiatan GSMB tersebut. Baginya kegiatan tersebut merupakan sebuah terobosan.

“Kegiatan GSMB merupakan terobosan dalam memacu guru dan siswa untuk berliterasi,” tandas Roslin.

Keikutsertaan guru dan siswa dalam kegiatan GSMB ini, demikian Kepala Sekolah yang sangat peduli pada literasi ini,  merupakan langkah positif dalam mendongkrak mutu pendidikan. dan tentu saja kulaitas budaya literasi di SMP Negeri 13 Kota Kupang.

Baca Juga:  Literasi Cermin Kualitas Diri : Mindset dan Atitude

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa  sekolah yang dipimpinnya telah melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Ia menyebut salah satu pembiasaan di sekolahnya dengan Kamis Membaca.  Satu jam pada setiap hari Kamis dikhususkan bagi siswa dan guru untuk membaca. Siswa setiap kelas dikoordinir oleh wali kelas melakukan kegiatan literasi.

“Secara teknis, kegiatan berliterasi tersebut dilakukan oleh Tim Literasi Sekolah,” lanjut kepala UPTD yang juga gemas menulis karya sastra puisi dan cerpen ini

Di pasa pandemi, melalui Tim Literasi Sekolah ( TLS ) peserta didik diberikan tugas berliterasi di rumah. Hal ini bertujuan agar peserta didik tidak saja memanfaatkan waktu luang di rumah dengan berliterasi.

“Salah satu tugas yang dilakukan adalah membuat ringkasan beberpa cerpen atau novel yang dibaca.Tugas-tugas tersebut dikumpulkan akhir semester sebagai salah satu penilaian kegiatan ekstrakurikuler,” kata kepala UPTD SMPN 13 Kupang sembari menjelaskan jika sekolah yang dipimpinnya melalui TLS telah menerbitkan sebuah antologi cerpen pada tahun pembelajaran 2019/ 2020 dengan judul, Kecapi Batin.

Baca Juga:  Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang Dukung YASPORA Bangun Literasi di NTT

Ia pun mengakui jika di masa pandemi ini pihaknya bersama TLS memiliki kendala dalam mengkoordinir kegiatan literasi yang dilakukan peserta didik di rumah.Namun demikian, dengan keikutsertaan sekolahnya dalam GSMB ini, ia berharap kegiatan literasi akan berjalan sebagaimana mestinya.

Kandidat Sosialisator Program Literasi Nasional, Agung Hermanus Riwu, S.Pd bersama Ketua Tim Literasi Sekolah SMPN 13 Kota Kupang, Yohanes J. Liwu, S.Pd.

Agung Hermanus Riwu, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima  kasih kepada lembaga pendidikan di SMPN13 Kota  Kupang yang telah mengapresiasi kegiatan dimaksud. Ia sangat berharap partisipasi seluruh siswa yang telah terdaftar demikian halnya dengan para guru agar kegiatan bermartabat tersebut berhasil.

Program yang   diselenggarakan  oleh Nyalanesia ini  berkolaborasi  dengan berbagai   instansi   pendidikan, pemerintah  dan  perusahaan   peduli  literasi. Program GSMB Nasional telah diikuti  1.378  sekolah dari  33 Provinsi, dan berhasil membantu lebih dari  280.000 pelajar dan pendidik Indonesia untuk menerbitkan 3.000  judul  buku bersama.

Komentar